GEOPARK RUN SERIES 2020

SHARE

Kamis (27/02) tiga provinsi yakni Bangka Belitung, Lampung, dan Sumatera Barat sepakat menggunakan ajang Geopark Run Series (GRS) 2020 sebagai momentum untuk mengejar pengakuan dari UNESCO Global Geopark (UGG). “GRS 2020 akan kita manfaatkan sebagai goes to UGG,” kata Bupati Agam, Sumatera Barat, H. Indra Catri dalam jumpa pers rencana penyelenggaraan Geopark Run Series 2020 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis siang (27/2/2020). Event GRS 2020 sebagai wisata minat khusus yang dipadukan dengan wisata olahraga akan berlangsung di 4 lokasi destinasi wisata geopark (Taman Bumi) yakni Belitong, Ciletuh, Krakatau, serta Minang secara berseri dimulai dari Tanjung Kelayang, Belitong, pada 18-19 April 2020 dan akan diakhiri di Ngarai Sianok, Sumbar pada 28-29 November 2020.

Indra Catri menjelaskan, pengalaman dari penyelenggaraan lomba lari Minang Geopark Run (MGR) pada 2018 dan 2019 melibatkan beberapa geopark di Kabupaten Agam dan mendapat pengakuan tingkat nasional. “Geopark nasional ini kita akan ditingkatkan ke tingkat global dengan mendapat pengakuan UNESCO,” kata Indra Catri. Kabupaten Agam, menurut Indra Catri, mempunyai unggulan berupa daya tarik wisata alam geopark (Taman Bumi) berupa gunung, danau, maupun pantai serta daya tarik budaya masyarakat sekitarnya. .
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Edarwan, penyelenggaraan GRS 2020 akan digabungkan dalam rangkaian kegiatan Festival Krakatau yang akan berlangsung pada 29-30 Agustus 2020. “Popularitas Krakatau yang mendunia akan kita jadikan sebagai ikon dari kegiatan ini. Penyelenggaraan GRS 2020 akan kita jadikan sebagai momentum untuk mendorong Provinsi Lampung kembali fokus menjadikan Krakatau sebagai destinasi geopark UGG,” kata Edarwan. Ia menjelaskan, pada 2012 Provinsi Lampung pernah mengusulkan Krakatau agar mendapat pengakuan dari UNESCO segera terwujud.