SERUIT

SHARE

Seruit adalah semacam sambal hasil perpaduan antara tempoyak durian, sambal terasi dan pindang ikan  ditambah sedikit air jeruk. Masyarakat menyebutnya dengan sebutan nyeruit, itu berarti suatu ajakan yang memiliki nilai kebersamaan yang kuat dengan keluarga, teman-teman atau saudara sehingga akan terasa lebih dekat. Itu semua diturunkan dari nenek moyang hingga kini ke generasi penerusnya pun masih tetap menjadikannya suatu tradisi yang sangat melekat pada masyarakat setempat. Diawali dari kesukaan warga masyarakat Lampung umumnya, yang menginginkan selalu tersaji makanan segar, pedas, dan ada lalapannya ketika makan. Lahirlah makanan seruit yang secara turun temurun selalu hadir dalam suatu tradisi makan bersama. Rasanya belum lengkap apabila makan tidak dengan sambal seruit. Bahan-bahan untuk membuat seruit adalah sambal terasi yang sudah jadi, tempoyak durian, pindang ikan dan sedikit air. Dengan rasa asin, pedas dan asam segar juga rasa gurih dari pindang ikan. Seruit lebih cocok dimakan dengan lalapan, baik mentah maupun matang dan disajikan bersama dengan nasi hangat.